Kamis, 29 Juli 2010

MENGINTIP JUMLAH OPERATOR DAPODIK SEKOLAH DI KABUPATEN PEKALONGAN

Oleh: Dzakiron
Operator Dapodik SDN Tanggeran


DAPODIK atau Data Pokok Kependidikan merupakan database kependidikan yang terdiri dari tiga database yang berdiri sendiri yaitu NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), NUPTK (Nomor Unik Pendidik & Tenaga Kependidikan), dan NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional)yang dikelola oleh Bidang Pendidikan Dasar Pusat Statistik Pendidikan, Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Nasional. Dengan mengakses http://dapodik.jardiknas.org/, ketiga bagian tersebut ditampilkan dalam satu layar yang dapat diakses secara mudah dengan meng-klik kunjungi situs di bagian bawah tampilan.


Hak Akses Dapodik
Sebagaimana tertera dalam situs NPSN, fasilitas hak akses dapodik sekolah disediakan khusus bagi sekolah-sekolah yang berminat untuk melakukan pengelolaan dapodik secara mandiri dan langsung online. Sekolah yang telah aktif terdaftar memiliki hak akses dapodik akan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keabsahan dan kelengkapan data sesuai ketentuan pengguna yang ditetapkan.
Fasilitas akses Dapodik yang diberikan kepada pihak sekolah, meliputi :
1. Pengajuan NISN baru
Pihak sekolah dapat melakukan proses pendaftaran para siswanya untuk terdaftar dan mendapatkan Nomor Induk Siswa Nasional secara langsung ke sistem Dapodik Pusat.
2. Pemutakhiran data siswa
Pihak sekolah dapat melakukan proses pemutakhiran (update) baik perbaikan/perubahan data siswa yang disediakan secara langsung online ke sistem Dapodik Pusat. Pemutakhiran yang dimaksud meliputi : biodata siswa, status aktif/tidak aktif, status kenaikan kelas dan status kelulusan siswa.
3. Pemutahiran data sekolah
Pihak sekolah dapat melakukan proses pemutakhiran (update) baik perbaikan/perubahan data sekolah yang disediakan secara langsung online ke sistem Dapodik Pusat. Pemutakhiran yang dimaksud, meliputi : Nama Sekolah, Alamat Lengkap, Status Negeri/Swasta, Info NSS, dan Data Kepala Sekolah.

Manfaat untuk Sekolah
1. Pihak Sekolah dapat mengelola secara mandiri kelengkapan dan validitas data siswa dan sekolahnya secara online ke pusat sistem Dapodik.
2. Pihak Orangtua/Wali Siswa dapat langsung melakukan proses verifikasi dan validasi data siswa terkait langsung ke pihak sekolah.
3. Pihak Sekolah dapat mengoptimalkan pendayagunaan data dan informasi Dapodik untuk kepentingan masing-masing secara lebih mudah dan efektif.

Menarik sekali, bukan? Apalagi cara mendaftarnya sangat mudah dan gratis lagi. Cukup dengan mengklik ikon

maka kita akan dibawa mengikuti tahap demi tahap pendaftaran yang mudah diikuti

Operator Dapodik Kabupaten Pekalongan
Sekolah yang telah memiliki Akun Dapodik dapat diketahui dengan mengunjungi http://npsn.jardiknas.org/ terlebih dahulu. Dengan meng-klik Rekap Data di sisi kiri dan memilih Propinsi, akan ditampilkan data sekolah dalam propinsi tersebut. Untuk menuju ke data yang dicari, klik berturut-turut Pilih Propinsi Lain, Pilih Kota Lain, Pilih Jenjang Lain dan terakhir Pilih Status Lain.

Dari akses pada 28/07/2010 pk.10:00:47, total sekolah yang terdaftar adalah 325.105 sekolah. Di Kabupaten Pekalongan, pada jenjang SD/MI berstatus negeri, jumlah sekolah adalah 521. Pada tiap halaman akan ditampilkan 100 sekolah dengan pilihan halaman di samping kanannya, dimana di bagian bawahnya terdapat keterangan dan ikon yang bila di-klik akan menampilkan operator sekolah. Dengan men-klik gambar tersebut pada sekolah yang telah memiliki operator Dapodik, akan segera ditampilkan Nama Operator dan Jabatan Operator.

Dari 521 SD/MI Negeri tersebut, baru terdapat 5 sekolah atau 0.96% yang telah memiliki operator Dapodik, yakni 3 SDN di Kecamatan Kesesi, 1 SDN di Kecamatan Petungkriyono, dan 1 SDN di Kecamatan Paninggaran yaitu SDN Tanggeran. Untuk SD/MI Swasta yang berjumlah 130, belum ada satu pun yang memiliki Operator Dapodik.

Pada jenjang SMP/MTs Negeri yang berjumlah 78, yang telah memiliki operator adalah 57 sekolah (73.08%) sedangkan sisanya, 21 sekolah atau 26,92% belum memiliki. 21 sekolah tersebut tersebar di Kecamatan Sragi (4), Lebakbarang (3), Kandangserang (3), Talun (3), dan masing-masing satu sekolah di Paninggaran, Doro, Buaran, Tirto, Wiradesa, Siwalan, Kajen dan Wonokerto. Pada SMP/MTs Swasta, dari 45 sekolah terdapat 35 sekolah (77,78%) yang telah memiliki operator sedangkan 10 sekolah lainnya (22,22%) belum memiliki operator yaitu masing-masing dua sekolah di Kecamatan Wonopringgo, Karanganyar, dan Tirto, serta masing-masing satu sekolah di Kecamatan Buaran, Kedungwuni, Kesesi, dan Wiradesa.

Untuk jenjang SMA/MA, di Kabupaten Pekalongan tercatat ada 26 sekolah. Dari angka itu, SMA/MA Negeri berjumlah 12 dimana 11 diantaranya (91,67%) telah memiliki Operator Dapodik dan hanya 1 yang belum memilikinya yaitu SMAN 1 Paninggaran. Pada SMA/MA Swasta yang berjumlah 14 sekolah, terdapat 2 sekolah (14,29%) yang belum memiliki Operator Dapodik yaitu masing-masing satu di Kecamatan Kedungwuni dan Kesesi.

Sedangkan pada jenjang TK, yang berjumlah 380 sekolah (2 TK Negeri dan 378 swasta), TK Pertiwi Paninggaran merupakan satu-satunya TK di Kabupaten Pekalongan yang telah memiliki Operator Dapodik. Di sisi lain, jumlah TK Negeri yang terdaftar di Dapodik hanya 2, yaitu TKN Pembina yang beralamat di Kelurahan Kajen Kecamatan Kajen (lebih dikenal dengan nama TKN Pembina Kabupaten, di bawah pimpinan Pak Masturi) dan TKN Pembina Kecamatan Desa Kebonagung Kecamatan Kajen (dipimpin oleh Pak Karso yang juga Ketua IGTKI Kabupaten Pekalongan). Setahu saya, di Kecamatan Karanganyar, kalau tidak salah di Desa Pododadi, telah berdiri TKN Pembina Kecamatan yang kepala sekolahnya dirangkap oleh Pak Karso. Mohon maaf kalau data yang saya miliki keliru.

Secara keseluruhan, jumlah sekolah negeri dari jenjang TK sampai SMA/MA adalah 613. Dari jumlah tersebut, sekolah yang telah memiliki Operator Dapodik adalah 73 atau 11.91%. Untuk sekolah swasta jenjang TK sampai SMA/MA, dari jumlah 567 sekolah, 48 sekolah (8.47%) diantaranya telah memiliki Operator Dapodik.

Sampai tanggal 28/07/2010 pk.10:00:47, dari 325.105 sekolah yang telah terdaftar di Dapodik secara nasional, jumlah Operator Dapodik tingkat Dinas dan Sekolah adalah 29.004 sedangkan operator yang aktif berjumlah 27.525 atau 94,90%. Pada tingkat Propinsi Jawa Tengah, dari jumlah 47.831 sekolah (termasuk perguruan tinggi dan lain-lain) jumlah Operator Dapodik terdaftar adalah 6.249 dan 6.113 (97.82%) diantaranya adalah operator aktif. Sedangkan di Kabupaten Pekalongan, jumlah Operator Dapodik aktif adalah 150 atau 97.40% dari total 154 operator yang terdaftar.

Pergerakan jumlah sekolah yang terdaftar pada Dapodik sesungguhnya amat dinamis. Akses pada 20/07/2010 pk.16:00:04, jumlah sekolah secara nasional yang terdaftar berjumlah 324.874. Jumlah itu berubah menjadi 325.105 pada 28/07/2010 pk.10:00:47 atau mengalami penambahan 231 dalam waktu 8 hari atau rata-rata 29 sekolah per hari. Hal ini dimungkinkan karena, sebagaimana terulis di situs tersebut, bahwa ”Data yang disajikan di situs ini bersifat Online dan Real Time. Setiap saat akan ada perubahan data seiring dengan proses pemutakhiran data yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota/Kab se Indonesia secara online ke situs ini”.

Artikel Terkait



0 komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Artikel via Email

Silahkan masukkan email Anda:

Delivered by FeedBurner